Berdialog dengan Tuhan #part1

2 Juli 2011

Dari yang saya tahu, ternyata kalau kita berdoa sama Allah SWT, tuhan, atau semesta, harus detil, konkret, dan spesifik. Dulu saya ga menyadari hal ini. Yang saya sadari, sejak smp saya memang sudah mulai menuliskan berbagai cita-cita ataupun keinginan saya di atas kertas. Percaya gak percaya, setiap saya buka lagi buku cita-cita saya, bersyukurnya bukan main, karena ternyata doa-doa saya terkabul. Tidak 100% sama, ada yang mirip dan ada yang nyaris, bahkan ada yang dikabul dengan jauh lebih baik.

Sempat bertanya, kenapa harus jelas dan mendetil? Bukankah Allah SWT maha mengetahui?

ternyata jawabannya adalah, bahwa Allah bisa memberi apa saja yang kita minta. Tapi kita nya pun memang benar-benar harus mengetahui apa yang kita mau, bukan sekedar abstrak di dalam bayangan kita tapi jelas dan konkret.

Setelah saya menyadari ini, saya jadi semakin senang melakukan hal ini. Meminta kepada Allah secara jelas dan konkret.

Salah satu pengalaman saya, terkabulnya keinginan yang sama percis seperti yang saya tulis. Nih fotonya: 

Subhanallah banget. Ketika saya bikin kolase ini, tidak ada suatu target yang ambisius, saya hanya senang menggunting-gunting dari majalah juga. Tapi ini memang harapan saya, bahwa suatu hari nanti saya akan mengikuti student exchange, backpacking trip keliling Eropa dan juga pergi kebeberapa negara yang saya tempel gambarnya diatas. Entah kapan, tapi saya yakin bahwa cita-cita saya ini akan terkabul seperti biasanya. Allah memang maha pemurah.

Doa saya dikabul sama percis seperti di poin 1, yang menceritakan seorang mahasiswa indonesia yang sedang berkuliah di eropa dan melakukan perjalanan dari Denmark, Swedia, dst yang kurang lebih nyaris sama seperti rute yang saya lakukan bulan Mei 2011 kemarin. Dimulai dari Denmark – Swedia – German – Belanda – Belgia – dan Perancis. Padahal pas saya nempel itu dulu, ga kepikiran bisa ke Denmark walaupun dalam hati yang lebih dalam pengen banget. Kaget lah pas pulang kerumah, beresin kamar liat kertas yang diatas tadi, dan lagi-lagi disadarkan Allah telah mengabulkan doa saya lagi.

Nah Allah memang Maha besar yah, ga ada yang ga mungkin memang selagi kita juga memang usaha ke arah situyang saya lakukan hanya berusaha, yakin, dan berdoa, sisanya ikhlas and let Allah do the rest. Godspeed

love,

K

Share: